CAMPURAN CAIRAN
Campuran cairan adalah merupakan suatu
campuran yang melibatkan satu hingga lebih cairan. Dalam campuran cairan ini
ada dua pokok bahasan yaitu fungsi pencampuran ideal dan fungsi kelebihan.
Berikut ini penjelasannya:
1.
Fungsi
Pencampuran Ideal
Fungsi
pencampuran ideal ini membahas tentang fungsi gibs pencampuran, untuk itu
sebelum membahas fungsi pencampuran ideal lebih jauh, mari kita ulas sedikit
tentang fungsi gibs pencampuran. Fungsi gibs pencampuran atau dilambangkaan
dengan ∆Gmix adalah selisih dari Gf – Gi , dimana Gf
adalah fungsi gibs akhir dan Gi adalah fungsi gibs awal (Atkins,1999:
174). Berikut persamaannya:
∆Gmix
= Gf – Gi
Nah
itu tadi adalah fungsi gibs pencampuran. Lalu bagaimana dengan fungsi
pencampuran ideal dan kaitannya dengan fungsi gibs pencampuran. Fungsi
pencampuran ideal adalah keinginan untuk membentuk suatu larutan ideal dengan
menggunakan fungsi gibs pencampuran dua cairan. Untuk membentuk suatu larutan
yang ideal, fungsi gibs pencampuran dua cairan dapat dihitung dengan cara yang
sama seperti fungsi gibs pencampuran dua gas (Atkins,1999: 180). Yaitu fungsi
gibs totalnya, jika cairan terpisah adalah
Gi = nA
µ*A
(l) + nB
µ*B
(l)
Dan
fungsi gibs totalnya jika terjadi pencampuran pada larutan adalah
Gf
=
nA
{µ*A
(l) + RT ln xA}
+ nB
{µ*B
(l) + RT ln xB}
Sehingga
diperoleh fungsi gibs pencampurannya adalah
∆Gmix
= Gf – Gi
∆Gmix
= nA
{µ*A
(l) + RT ln xA}
+ nB
{µ*B
(l) + RT ln xB} – ( nA
µ*A
(l) + nB
µ*B
(l) )
∆Gmix
= nA
RT ln xA + nB
RT
ln xB
Sama
halnya pada dua gas sempurna, persamaan dan semua kesimpulan pada gas berlaku
juga pada cairan yaitu: semakin naiknya entropi system saat partikel-partikel
bercampur maka semakin terjadi pencampuran, energy dalam pencampuran dan
entalpi (∆H) baernilai nol, dan tidak terjadi perubahan volume (Atkins,1999:
180). Berdasarkan penjelasa di atas cairan dan gas sama, namun kesempurnaan gas
memiliki arti yang berbeda dengan keidealan suatu larutan. Kesempurnaan gas
tidak terjadi interaksi antar partikel-partikel sedangkan keidealan suatu
larutan terjadi interaksi antar partikel-partikel meskipun kebanyakan interaksi
partikel rata-rata campuran sama.
Pada
larutan ideal entalpi (∆H) baernilai nol ini dikarenakan adanya penurunan ∆G
terhadap temperature sehingga diperoleh
∆Smix
= -nR
(xA ln xA + xB ln xB)
Dengan
menggunakan persamaan ∆G = ∆H - T∆S maka dipeoleh hubungan dengan ∆H sebagai
berikut:
∆Gmix = ∆Hmix
- T∆Smix
∆Hmix = ∆Gmix
+ T∆Smix
∆Hmix = nRT
(xA ln xA + xB ln xB) + T(-nR
(xA ln xA + xB ln xB))
∆Hmix = nRT
(xA ln xA + xB ln xB) - nRT
(xA ln xA + xB ln xB)
∆Hmix = 0
Berdasarkan
penjabaran di atas dapat diketahui jelas bahwa pembentukan larutan ideal tidak
disertai dengan perubahan entalpi (Triyono, 2013:18).
Selain itu campuran ideal juga
terjadi tanpa adanya perubahan volume, ini dikarenakan volume pencampuran
diperoleh dari penurunan ∆Gmix terhadap tekanan seperti penjabaran berikut ini:
∆Gmix
= nRT
(xA ln xA + xB ln xB)
Vmix
= (ƏGmix/ƏP)T,nj
Vmix
= 0
Karena
perubahan energy bebas bukan merupakan fungsi tekanan maka diperoleh volume
pencampuran sama dengan nol atau diartikan pencampuran ideal terjadi tanpa di
ikuti dengan perubahan volume (Triyono, 2013:18).
Setelah
mengetahui fungsi pencampuran ideal, berikutnya fungsi kelebihan. Apasih funggi
kelebihan itu?. Sebelum kita mengetahui fungsi pencampuran ideal ada beberapa
materi yang perlu dipahami sebagai berikut.
Suatu
cairan jika bercampur, akan terjadi perubahan entalpi selain itu terdapat juga
kontribusi tambahan pada entropi yang berasal dari berkumpulnya
partikel-partikel sejenis karena tidak bercampur bebas dengan yang lain. Fungsi
gibbs pencampuran dapat positif jika entalpinya positif, campuran bersifat
endoterm, dan jika entropinya bernilai negatif (Atkins,1999: 180).
Fungsi
kelebihan terjadi apabila nilai hasil eksperimen berbeda dengan nilai hasil
teoritis. Sedangngkan pengertiannya sendiri fungsi kelebihan adalah perbedaan
fungsi gibs pada larutan non ideal dengan fungsi gibs pada larutan idealnya
(Fatimah, 2015:148). Menurut atkins fungsi kelebihan yaitu selisih antara
fungsi pencampuran yang diamati dengan fungsi untuk larutan ideal (Atkins,1999:
181). Adapun persamaannya sebagai berikut:
GE
= G – Gid
Adapun
GE adalah fungsi kelebihan sedangkan G dan Gid
berturut-turut adalah fungsi gibs pencampuran larutan dan fungsi gibs ideal
(Fatimah, 2015:148). Contohnya kelebihan entopi:
SE = ∆Smix
- ∆Smixideal
SE = ∆Smix + nR
(xA ln xA + xB ln xB)
Sampai
dimana suatu larutan itu tak ideal dapat dilihat dari penyimpangan fungsi
kelebihan dari nol (Atkins,1999: 181).
DAFTAR PUSTAKA
Atkins,
P. W. 1999. Kimia Fisika Edisi Keempat
Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Fatimah,
Is. 2015. Kimia Fisika. Yogyakarta:
Deepublish.
Triyono.
2013. Keseimbangan Kimia. Yogyakarta:
UGM Press.
Nama
: VIVI SEPTYA WATI
NIM
: 16630061
Tidak ada komentar:
Posting Komentar